Laman

Rabu, 18 Juli 2018

Kanker kulit bisa dideteksi dari aroma tubuh

Kanker kulit bisa dideteksi dari aroma tubuh,- Kanker kulit biasanya terdeteksi jika ada kondisi kulit penderita yang tidak normal. Namun kini peneliti telah menemukan sensor yang bisa digunakan untuk mencium aroma tubuh dan mendeteksi kanker kulit.

Menurut peneliti dari Monell Centre di Amerika Serikat, aroma sel kulit tubuh manusia yang terserang kanker kulit jenis melanoma akan menghasilkan bau yang berbeda. Deteksi dengan aroma tubuh itu pun diharapkan mampu memperbesar kesempatan penderita kanker untuk mengobati penyakitnya sejak dini.

Melanoma sendiri merupakan kanker kulit yang membuat tubuh memproduksi pigmen gelap dan mengubah warna kulit. Melanoma juga termasuk kanker kulit yang paling mematikan.

Selama ini, deteksi kanker kulit hanya dilakukan melalui metode visual. Sehingga biasanya ahli medis saja yang mampu melakukan diagnosis dengan tepat saat mendeteksi gejala kanker.

Di dalam penelitian yang dikepalai Charlie Johnson tersebut, para medis menggunakan sampel komponen tubuh bernama VOC. VOC adalah molekul yang dihasilkan oleh tubuh dan memiliki aroma tertentu.

VOC tersebut kemudian dianalisis dan pada penderita kanker kulit, VOC mereka memiliki komponen yang berbeda. Dari situ peneliti menyebutkan kalau melalui aroma tubuh, kanker akhirnya bisa dideteksi.